Sirah Nabawi -part 15- Patriotisme Prajurit Muslim

Episode 15.3
Chapter: Patriotisme Prajurit Muslim

Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad..

Shalawat dan salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada teladan kita, Nabi yang paling mulia, Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa salam, beserta keluarga, sahabat-sahabat dan seluruh kaum muslimin yang setia menegakkan ajaran-risalah beliau hingga akhir zaman.

Alhamdulillah, kita lanjutkan sirah nabawi-nya..

Suasana Madinah semakin mencekam. Seluruh penduduk disibukkan persiapan menghadapi perang. Berdasarkan mimpi Rasulullah saw, rencananya pasukan Muslim akan bertahan di dalam kota Madinah dengan pertimbangan taktik tersebut akan lebih optimal.

Namun para pemuda yang semangatnya sedang membara setelah pulang dari Perang Badar tidak setuju dengan pendapat Rasulullah saw.

Salah satunya adalah Anas bin Nadhir dan grupnya. Anas adalah seorang pemuda yang sangat berani, punya semangat tapi juga punya perhitungan. Anas juga mempunyai penyesalan yang dalam karena dia tidak ikut Perang Badar, karena memang Perang Badar awalnya tidak direncanakan perang kan.

Maka di depan kumpulan para sahabat, Anas berkata, “Demi Allah, kalau seandaiya nanti ada perang lagi, biar Allah kagum melihat saya, bagaimana saya berperang. Biar Allah melihat saya, saya akan melakukan suatu perbuatan yang membuat Allah kagum.” Anas ini luar biasa.

Rasulullah saw tidak egois meski beliau adalah seorang pemimpin. Nabi saw akhirnya mengalah dengan mengikuti pendapat para pemuda yang mengusulkan untuk keluar Madinah dan berperang di lapangan terbuka.

“Kita akan berangkat!” ujar Rasulullah saw.

Dan pada waktu itu banya anak yang masih usia belia, 13 th, 14 th merengek-rengek ingin ikut perang, “Ya Rasulullah, tolong ijinkan aku ikut perang.”

Akhirnya beliau mengadakan seleksi. Yang jago panah, lulus boleh ikut, yang jago tombak, lulus boleh ikut. Maka setiap anak remaja memperlihatkan kebolehannya di hadapan Rasulullah saw.

Yang tidak lulus banyak yang menangis minta diijinkan untuk ikut perang. Subhanallah.. Inilah tarbiyah para sahabat. Mereka menyambut panggilan jihad, perang, semangat berangkat walaupun masih belia. Sampai-sampai ada anak-anak kecil yang sembunyi-sembunyi ikut, tapi ketahuan, lalu dipulangkan. Subhanallah..

Setelah sholat jum’at, Rasulullah saw berangkat dengan 1000 pasukan. Bismillah, fa idza ‘azamta, fa tawakkal ‘alallah..

Nabi saw membagi pasukan ke dalam tiga batalion: 1) Kelompok Muhajirin, panji pasukan dibawa oleh Mush’ab bin Umair; 2) Kelompok Aus, panjinya dibawa oleh Usaid bin Hudhair; dan 3) Kelompok Khazraj, panji pasukan dibawa oleh Hubbab bin al-Mundzir.

Namun di dalam 1000 pasukan ini ada orang munafik. Ketuanya, Abdullah bin Ubai bin Salul melakukan pembangkangan. Dia berkata, “Hei, kalian tahu tidak, awalnya Rasulullah tidak ingin berperang di luar kota Madinah. Ini gara-gara kalian paksa. Maka Rasulullah menghargai kalian, sehingga setuju berperang di luar Madinah,” kata ketua munafik ini.
“Belum tentu juga nanti jadi perang. Belum tentu kita ketemu mereka di Uhud. Siapa tahu orang kafir malah langsung masuk ke kota Madinah. Siapa yang melindungi anak-anak kita,” katanya lagi.
Dia balik ke Madinah bersama 300 orang pengikutnya. Na ‘udzu billah..

Jumlah pasukan Muslim tinggal 700 orang. Mereka terus bergerak menuju Uhud.

Dalam perjalanan menuju Uhud, Rasulullah saw kaget saat mendapati 600 pasukan lengkap dengan persenjataannya hendak ikut bergabung.
“Siapa mereka?” tanya beliau.
“Mereka adalah Yahudi yang menjadi sekutu Khazraj.”
Mereka ingin ikut serta dalam peperangan melawan kaum musyrik. Setelah diketahui ternyata mereka belum masuk Islam, maka beliau menolak.
“Kalau Anda tidak Islam, kami tidak perlu bantuan Anda. Silakan pulang.”
Bayangkan dalam keadaan sedikit jumlahnya, datang bantuan 600 pasukan dengan persenjataan lengkap, namun tetap ditolak karena beda akidah. Subhanallah..

Semua orang Yahudi itu pulang kecuali satu orang, nanti kita lihat ceritanya.

*tobecontinued*

Credit and Thanks to Abi Makki, Allah yubarik fiih..

kisah ini dalam versi audio mp3 Ceramah oleh ustadz Abi Makki bisa didownload atau streaming dari link :http://www.4shared.com/mp3/8U-uO-Ra/sirah_nabawi_15_perang_uhud.html

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s