Sirah Nabawi -part 9- Muhammad Membelah Purnama

Episode 9.6
Chapter: Muhammad Membelah Purnama

Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad..

Shalawat dan salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada teladan kita, Nabi yang paling mulia, Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa salam, beserta keluarga, sahabat-sahabat dan seluruh kaum muslimin yang setia menegakkan ajaran-risalah beliau hingga akhir zaman.

Alhamdulillah, kita lanjutkan sirah nabawi-nya..

Walaupun mukjizat yang ditunjukkan oleh Rasulullah SAW bertubi-tubi setelah Isra’ M’iraj, namun orang kafir tetap kafir, tetap saja tidak beriman. Mereka minta, “Muhammad, saya tidak akan beriman sebelum pohon ini mengatakan ‘laa ilaaha illallah’.” Lalu beliau berkata pada pohon yang dimaksud, “Hai pohon, katakan ‘laa ilaaha illallah’,” maka pohon itu pun mengatakan, ‘laa ilaaha illallah’, tapi malah mereka mengatakan, ‘Muhammad ini tukang sihir sampai bisa membuat pohon berbicara’. Astaghfirullah.. mungkin kita akan bilang tentang mereka ini, ‘cape deh..’

Mereka masih saja meminta Rasulullah SAW menunjukkan mukjizat yang lain.

“Muhammad, coba tunjukkan pada kami mukjizatmu yang tidak pernah dimiliki oleh para nabi dan rasul sebelumnya.,” kata Abu Jahal.

“Kau mau apa?” tanya beliau.

“Coba kau belah bulan,bisa tidak?”

“Baik, tunggu besok bulan purnama,” kata beliau.

Tatkala bulan purnama, Rasulullah SAW berdoa, “Ya Allah, belah dua-lah bulan ini.”

Allah SWT ridho, bulan terbelah 2, yang satu mungkin kalau sekarang lokasinya di atas istana raja –yang keluar dari Baabus-Salam, sebelah kanan ada istana raja– sedangkan yang setengahnya lagi mungkin kalau sekarang di Daarut-Tauhiid.

Bulan benar-benar terbelah 2 pada malam itu.

“Hai orang-orang Quraisy, lihatlah bulan sudah kami bagi 2 dengan izin Allah. Lihat! Lihat! Lihat!” kata Rasulullah SAW.

Namun orang-orang kafir Quraisy tidak berani keluar rumah, mereka hanya mengintip dari dalam rumahnya, “Wah benar, bulan terbelah 2.” Tapi mereka pura-pura tertidur.

Tatkala pagi tiba, “Kalian sudah melihat bulan terbelah dua,” kata rasulullah SAW.

“Waduh, saya ketiduran,” kata Abu Jahal.

Memang pada dasarnya mereka tidak mau beriman, sudah tertutup hatinya. Mukjizat-mukjizat sudah diperlihatkan bertubi-tubi, namun tetap tidak mau beriman, tetap dalam kekafirannya. Tentang Isra’ Mi’raj saja mereka tidak mau beriman, padahal sudah banyak bukti-bukti. Orang-orang seperti ini memang sulit diajak dakwah.

Maka Rasulullah SAW pun mengubah sistem dakwah, kalau begitu dakwah ini akan diarahkan kepada orang-orang di luar Mekkah. Beliau berdakwah kepada para pendatang yang datang ke kota Mekkah untuk melaksanakan thowaf di Ka’bah.

*tobecontinued*

kisah ini dalam versi audio mp3 Ceramah oleh ustadz Abi Makki bisa didownload atau streaming dari link : http://www.4shared.com/mp3/wpYebq5w/sirah_nabawi_09_boikot.html

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s