Sirah Nabawi -part 6- Ketika Al Qur’an Memanggil

Episode 6.9
Chapter: Ketika Al Qur’an Memanggil

Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad..

Shalawat dan salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada teladan kita, Nabi yang paling mulia, Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa salam, beserta keluarga, sahabat-sahabat dan seluruh kaum muslimin yang setia menegakkan ajaran-risalah beliau hingga akhir zaman.

Alhamdulillah, kita lanjutkan sirah nabawi-nya..

Rasulullah SAW terus berdakwah walaupun orang-orang kafir menghadang. Di mana-mana mereka melakukan penyiksaan terhadap orang-orang yang masuk Islam. Namun penyiksaan tersebut sama sekali tidak dapat menghentikan dakwah beliau. Maka mereka mencari cara lain untuk menahan dakwah beliau.

Akhirnya untuk melawan Al Qur’an, maka dicarilah orang yang pandai bercerita, pandai mendongeng, untuk menarik dan menyibukkan manusia dengan cerita dongeng itu, sehingga mereka meninggalkan Al Qur’an.

Adalah seorang kafir tukang dongeng, namanya An-Nadhr bin Al-Harits, pendongeng profesional. Kalau Rasulullah SAW sedang mengadakan pertemuan dan mengajarkan Al Qur’an, maka An-Nadhr akan membuat tandingan, dengan mendongengkan kisah-kisah orang-orang dahulu, untuk mengalihkan perhatian dari Al Qur’an.

“Muhammad cerita, aku juga cerita. Muhammad punya cerita lama, aku juga punya. Lalu apa bedanya aku dengan Muhammad? Bahkan penuturan Muhammad tidak sebagus apa yang kututurkan,” kata An-Nadhr.

Maka di dalam Al Qur’an, ada kalimat “asaathirul aw-waliin” (ada di ayat ke-31 surat Al Anfaal dan ayat ke-13 surat Al Muthoffifin), kalimat itu mengacu pada sosok An-Nadhr ini.

Awalnya, Rasulullah SAW memang dibuat repot menghadapinya. Saat beliau sedang mengajarkan syariat dan Al Qur’an, tiba-tiba An-Nadhr menyela dengan menceritakan kisah-kisah dongeng ini-itu. Sehingga yang menyimak pengajaran beliau, jadi banyak yang teralih perhatiannya pada dongeng yang diceritakan An-Nadhr.

Tetapi lama-kelamaan An-Nadhr kehabisan cerita, sehingga yang mendengar jadi bosan, ‘ah, ini ceritanya sama dengan yang kemarin’, jenuh. Maka umat kembali terpanggil lagi menyimak Rasulullah SAW yang mengajarkan Al Qur’an, mukjizat yang abadi hingga akhir zaman.

*tobecontinued*

kisah ini dalam versi audio mp3 Ceramah oleh ustadz Abi Makki bisa didownload atau streaming dari link :

http://www.4shared.com/mp3/grHMBHqT/sirah_nabawi_07_dakwah_pertama.html

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s